TERNATE, KAIDAH MALUT – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate telah menyiapkan sejumlah program kerja di tahun 2023.
Adapun beberapa kegiatan yang akan dilakukan Damkar di tahun ini, di antaranya pemeliharaan armada, penyediaan APD, dan pengadaan selang nozzle.
Ketiga item tersebut memiliki anggaran masing-masing, seperti untuk pemeliharaan armada sebesar Rp300 juta, penyediaan APD Rp50 juta dan untuk pengadaan selang noser sebesar Rp200 juta.
Kepala Dinas Damkar Kota Ternate, Arwan Andili mengatakan, pemeliharaan armada juga sangat penting pasalnya dari 7 unit armada itu, ada 5 unit yang sudah tidak layak pakai. Sehingga untuk operasional hanya 2 unit, yang diprioritaskan turun lokasi.
“Yang 5 itu sudah tidak memadai lagi apalagi kalau kebakaran di daerah ketinggian, itu sudah tidak bisa jangkau,” kata Arwan, Selasa, 03 Januari 2023.
Jumlah insiden kebakaran yang ditangani Damkar di tahun 2022, ada sebanyak 22 kali, baik kebakaran ringan maupun besar.
Arwan juga mengaku jika di tahun 2022 lalu, pihaknya sering di “prank” atau diberi informasi hoax terkait kejadian kebakaran oleh oknum warga.
“Damkar itu di tahun 2022 ada 3 kali dikerjain oknum warga, yang telepon bilang kebakaran. Begitu kami turun lokasi tahu-tahunya tidak ada kejadian apa-apa. Itu di Kelurahan Bastiong, Kalumata dan paling jauh Kelurahan Jambula,” ujar dia.
Ia juga menegaskan, bahwa tupoksi Damkar bukan hanya menangani kebakaran, tetapi ada juga penanganan membasmi sarang tawon dan ular seperti yang biasa, dikeluhkan warga Kota Ternate.
“Kalau ada yang hubungi kami dengan keluhan seperti itu, pasti kami langsung turun ke lokasi,” tegasnya. (Nt)

Tinggalkan Balasan