HALBAR, KAIDAH MALUT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menggelar razia gabungan dan penggeledahan blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis, 17 September 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan personel Lapas Kelas IIB Jailolo bersama jajaran TNI dan Polri, masing-masing Koramil 1501-03 Jailolo dan Polsek Jailolo.

Razia dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus memperkuat pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), termasuk mencegah keberadaan barang-barang terlarang di dalam blok hunian.

Kepala Lapas Kelas IIB Jailolo, Herianto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tertanggal 14 September 2026 terkait penguatan pengawasan dan pencegahan masuknya telepon seluler ilegal, narkoba, serta praktik penipuan atau halinar di lingkungan pemasyarakatan.

“Pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan razia gabungan dan penggeledahan kamar blok hunian WBP Lapas Kelas IIB Jailolo bersama jajaran TNI/Polri,” kata Herianto.

Menurutnya, penggeledahan dilakukan secara menyeluruh terhadap kamar hunian yang berada di Blok A, Blok B, dan Blok C. Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan tetap melakukan pemeriksaan secara teliti dan tegas.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Barang yang diamankan antara lain tiga ikat pinggang, 21 korek api, satu botol parfum berbahan kaca, lima silet, satu sendok, satu gunting, empat pisau cukur, dua pisau, enam paku, dua pinset, serta tiga utas tali.

Seluruh barang temuan tersebut kemudian diamankan di Ruangan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Lapas Kelas IIB Jailolo untuk dilakukan pendataan dan pelaporan sesuai ketentuan.

Herianto menegaskan, setiap barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian akan diamankan dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku, termasuk melalui pemusnahan secara berkala.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Sinergi dengan TNI dan Polri juga akan terus diperkuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Jailolo,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan razia rutin maupun gabungan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan kondisi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

“Kami berharap seluruh jajaran tetap menjaga integritas dan meningkatkan kewaspadaan. Sementara para WBP diharapkan dapat mematuhi seluruh aturan yang berlaku sehingga situasi keamanan di Lapas Kelas IIB Jailolo tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)