Jumat, 23 Februari 2024
Tikep  

Pegawai BPSDM Malut Ditemukan Meninggal Dunia di Kosan, Diduga Serangan Jantung

Temuan mayat di kamar kosan di Desa Bukit Durian, Kecamatan Oba Utara, Tikep (Foto: Istimewa/Kaidahmalut)

TIKEP, KAIDAH MALUT – Seorang wanita paruh baya ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos-kosan, di Desa Bukit Durian, Kecamatan Oba Utara, Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Jenazah diketahui bernama Nur Dewi (57 Tahun) adalah seorang PNS, yang menyewa sebuah kamar di kosan Mustika.

Ia ditemukan sudah tidak bernyawa dan membusuk di kosan Mustika, sekira pukul 20.30 WIT, Senin, 06 Februari 2023.

Saat ditemukan, jenazah korban dalam kondisi telanjang dan sekujur tubuhnya pun membengkak.

Penemuan mayat ini berawal saat pemilik kosan, Zai (36 Tahun) sedang menjemur pakaian. Tiba-tiba ia mencium bau busuk dari kamar nomor 4, yang ditempati korban.

Merasa curiga, ia pun langsung menghubungi Kepala Desa Bukit Durian, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta memanggil warga sekitar kosan, untuk masuk ke kamar tersebut.

Setelah itu bersama Ketua RW 04 desa setempat, masuk dan menemukan korban dalam posisi tergeletak, tanpa mengenakan busana.

Warga pun langsung berinisiatif membawa jenazah tersebut ke Puskesmas Galala, untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter.

Kapolsek Oba Utara, Iptu Sofyan Torid saat dikonfirmasi malut.kaidah.id, Selasa, 07 Februari 2023 membenarkan temuan mayat tersebut.

Sofyan bilang, jenazah merupakan warga Tidore Kepulauan yang bekerja sebagai pegawai BPSDM Provinsi Maluku Utara.

“Ia benar kejadian tersebut, jenazahnya juga sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga, sejak tadi malam,” kata Sofyan.

Berdasarkan hasil olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian korban juga diperkiran terjadi sekitar 5 sampai 6 hari yang lalu.

“Korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 5 atau 6 hari yang lalu. Penyebab kematiannya juga belum bisa dipastikan secara langsung, namun dari hasil pemeriksaan dokter kemungkinan serangan jantung,” ungkap Sofyan.

Pihak keluarga juga menolak untuk melakukan autopsi terhadap korban, untuk itu polisi pun langsung menyerahkan jenazah untuk dikebumikan.

“Kami sempat tawarkan ke pihak keluarga untuk pemeriksaan selanjutnya, hanya saja keluarga menolak dan bilang sudah mengikhlaskan,” tukasnya. (*)