Minggu, 19 Mei 2024

Tak Terurus, ACP Plaza Gamalama Modern Ternate Nyaris Copot

Kondisi Plaza Gamalama Modern Ternate (Ist/Kaidahmalut)

TERNATE, KAIDAH MALUT – Warga Kelurahan Gamalama, Ternate Tengah, Maluku Utara keluhkan Aluminium Composite Panel (ACP) yang ada di Plaza Gamalama Modern. Pasalnya bahan konstruksi yang biasanya digunakan untuk mempercantik bangunan, nyari terlepas.

Warga yang beraktivitas di area tersebut merasa khawatir, karena kondisi Plaza Gamalama Modern sudah tak terurus. Sehingga ACP tersebut, bisa membahayakan pengguna jalan.

Fira salah satu warga Ternate kepada Kaidah Malut mengaku cemas, kerap kali melewati area tersebut.

“Apalagi ini cuaca kurang bagus angin kecang, takut saja kalau barang (ACP) jatuh terus kena orang yang lewat,” akunya.

Senada dengan Fira, Supriyadi tukang ojek yang biasanya duduk santai di area tersebut was-was bilamana ACP itu terlepas. Belum lagi, lanjut dia, area tersebut banyak anak-anak yang bermain.

“Takutnya ada yang jadi korban,” ucap Supriyadi.

Berdasarkan amatan media ini, bentuk kerusakan ACP diduga ada tekanan dari dalam ruang Plaza, sehingga posisi ACP menggelembung ke luar dan retak.

ACP merupakan bahan bangunan yang terbuat dari perpaduan antara plat aluminium dan bahan composite.

Material ini berupa panel datar yang terbuat dari polyethylene (PE) dan dilapisi dengan aluminium di kedua sisi. Sementara harga ACP sendiri senilai Rp2 jutaan per buah.

Sekadar diketahui, bangunan Plaza Gamalama Modern dibangun pada tahun 2017 di era pemerintahan Burhan Abdurrahman.

Setelah 3 tahun, di sisa masa jabatannya, Pemkot Ternate melakukan penyerahan sekaligus soft launching di tahun 2020.

Plaza Gamalama Modern masuk dalam proyek multiyears yang menelan anggara Rp90 miliar.

Mirisnya, sejak 2020 sampai saat ini, bangunan tersebut tidak difungsikan. Padahal listrik dan air PAM sudah terpasang. Biaya iuran listriknya pun terbilang mahal, yakni Rp108 juta per bulan lantaran berdaya besar.

Pemkot Ternate juga telah membuka lelang, tetapi tak satu pun investor yang berminat berinvenstasi di tempat tersebut.(*)