HALSEL, KAIDAH MALUT – Warga di Desa Wayakuba, Kecamatan Bacan Timur Selatan, mendesak pencopotan kepala dan manejemen PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bacan.
Desakan itu disebabkan pemadaman listrik di daerah setempat yang sering terjadi, tanpa ada informasi atau pemberitahuan. Akibatnya, aktivitas masyarakat pun terganggu terutaman pelayanan di pemerintah desa.
Selain itu, barang-barang elektronik milik warga juga banyak yang rusak karena arus listrik yang tidak stabil.
Masyarakat daerah setempat meminta pihak PLN yang berwenang segera menindaklanjuti keluhan warga Bacan Timur Selatan. Terpenting bagi mereka yakni mengevaluasi pihak manejemen atas pelayanan buruk instansi tersebut.
Apabila persoalan ini terus dibiarkan tanpa solusi nyata, maka kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kelistrikan akan semakin menurun.
Mereka berharap ada langkah cepat dari pihak PLN untuk memperbaiki kualitas pelayanan, serta memberikan kepastian pasokan listrik bagi masyarakat.
Warga juga meminta pihak PLN memberikan penjelasan resmi terkait penyebab seringnya pemadaman listrik terjadi, serta langkah konkret yang akan dilakukan agar kondisi tersebut tidak terus berulang. (*)

Tinggalkan Balasan