HALSEL, KAIDAH MALUT – PLN ULP Bacan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pelanggan di Desa Pigaraja dan Desa Wayakuba Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, atas ketidaknyamanan pelayanan yang ditimbulkan akibat terganggunya pasokan listrik dalam beberapa waktu terakhir.
PLN memahami bahwa kondisi tersebut telah berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk pelayanan pemerintahan desa dan kegiatan sehari-hari masyarakat. Olehnya itu, PLN Bacan memastikan upaya pemulihan listrik.
Kata Muh. Adnan Syafruddin selaku Manager ULP Bacan, hasil pemeriksaan di lapangan, gangguan kelistrikan yang terjadi disebabkan oleh kerusakan pada peralatan teknis yang berada di Desa Pigaraja. Gangguan tersebut mengakibatkan terhentinya pasokan listrik yang melayani Desa Pigaraja dan Desa Wayakuba.
“Saat ini PLN terus berupaya melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan, dengan memobilisasi material pengganti ke lokasi gangguan. PLN memastikan seluruh sumber daya yang tersedia telah dikerahkan, untuk mempercepat proses pemulihan apabila tidak terdapat kendala cuaca maupun hambatan teknis lainnya,” kata Adnan melalui rilis.
PLN juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan guna meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Bacan Timur Selatan.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung proses pemulihan yang sedang dilakukan. Informasi perkembangan penanganan gangguan akan terus disampaikan kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat secara berkala.
“Atas pengertian dan dukungan seluruh masyarakat, PLN menyampaikan terima kasih,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan