TERNATE, KAIDAH MALUT – Rumah sakit Kota Ternate yang resmi beroperasi di bulan Februari tahun 2021, diakui masih kurang peminat.

Hal itu diakui Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Muhammad A. Saggaf saat diwawancarai, Senin, 12 Desember 2022.

Ama sapaan Plt Kadinkes mengaku, RSU Kota Ternate yang berlokasi di Kelurahan Stadion Kecamatan Ternate Tengah lurah kurang diminati masyarakat, khususnya pasien.

Kurangnya peminat masyarakat untuk berobat atau melakukan periksaan di rumah sakit tersebut, lantaran tahun depan Pemerintah Kota Ternate akan melakukan pembangunan RS Kota yang baru, di kawasan reklamasi kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Maluku Utara.

Salah satu kendala kurangnya pasien, yakni ruang rawat inap. Meski begitu, untuk penanganan persalianan masih di-handle oleh rumah sakit.

“Kita hanya tangani persalinan, karena sudah sesuai dengan prosedur, dan itu sudah berjalan, tapi ada relokasi pembangunan RS Kota yang baru,” terang dia.

Selain ruang rawat inap, RS Kota juga kekurangan dokter spesialis, seperti dokter anak, spesialis penyakit dalam, kandungan, dokter gigi dan ahli bedah.

“Mereka belum melakukan aktivitas di rumah sakit yang lama ini, karena mereka ditempatkan di luar RS Kota Ternate, jadi sambil menunggu rumah sakit yang baru, maka mereka sementara masih berada di tempat rumah sakit yang lain, misalnya ada yang di RSU Dharma Ibu dan yang lainnya di luar Kota Ternate, tapi mereka SDM asli dari Kota Ternate,” jelas Ama.

Walau begitu, apabila Rumah Sakit Kota yang baru mulai beroperasi, maka doker spesialis tersebut akan ditarik masuk dan bekerja di Rumah sakit Kota Ternate.

“Sebanyak 7 dokter spesialis yang kita data, sehingga ketika rumah sakit yang baru ini sudah jadi, mereka akan dikembalikan ke Kota Ternate,” tandasnya. (*)