Minggu, 14 Juli 2024

Salah Paham! Warga Desa Kida Minta Bupati Copot Pj Kades Kida Kayoa

Gambar : Ilustrasi Kades dicopot | Foto : Sumber Istimewa/Malut Kaidah

HALSEL, KAIDAH MALUT – Masyarakat Desa Kida, Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, meminta Bupati Usman Sidik segera mencopot Pj Kades Kida, Gazali Sakka, karena diduga kuat membawa mesin gantung milik desa untuk kepentingan pribadi dan tanpa sepengetahuan Badan Perwakilan Desa (BPD) setempat.

Wakil Ketua BPD Kida, Muslim Imam, mengatakan, masyarakat telah mengadu kepada BPD, bahwa Pj Kades Kida telah mebawa asset desa berupa mesin 40 PK dan belum dikembalikan sampai sekarang.

Menurut Muslim Imam, Pj Kades Gazali Sakka beralasan, menggunakan mesin 40 PK untuk keperluan perjalanan dinas ke Labuha dan akan dikembalikan setekah itu. Namun nyatanya, mesin tersebut tidak dikembalikan. Padahal, mesin tersebut dibeli dengan menggunakan dana desa 2017 oleh kades sebelumnya, almarhum Almin Abdurrahim.

“Setelah dari Bacan, Gazali Sakka langsung bawa mesin itu ke Gurapin. Sudah sebulan mesin itu berada di Gurapin dan belum dikembalikan ke Desa Kida. Padahal, masyarakat sangat membutuhkan mesin tersebut untuk kepentingan masyarakat,” sesal Muslim Imam.

Gazali Sakka saat dikonfirmasi melalu telpon genggam, mengakui mesin tersebut berada di Desa Gurapin, sementara dirinya masih berada di Labuha.

“Saya bawa mesin itu di akhir-akhir bulan Oktober untuk dicuci dan ganti oli, BPD dan masyarakat yang suruh saya bawa, karena kalau saya tidak bawa mesin itu, masyarakat akan gunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Pj. Kades Kida.

Dia berjanji mesin itu akan dikembalikan pada Sabtu nanti setelah beres segala urusannya di Labuha.

“Saya masih berurusan di Labuha, Kamis ke Kayoa dan Sabtu saya bawa mesin itu ke Desa Kida,” katanya. *