Jumat, 12 Juli 2024

Lagi, Konflik Tapal Batas Sulamadaha-Takome: Wali Kota Didesak Revisi Perwali Nomor 53 Tahun 2017

Aksi warga Kelurahan Sulamadaha soal tapal batas dengan Kelurahan Takome (5/12) (Foto: Istimewa/Kaidahmalut)

TERNATE, KAIDAH MALUT – Massa aksi yang tergabung dalam Forum Gerakan Soa Saraha menggelar aksi turun ke jalan, dan memalang akses pintu masuk TPA Takome, Kecamatan Ternate Barat.

Unjuk rasa yang berlangsung Senin, 05 Desember 2022 itu juga dilakukan di Kantor Camat Ternate Barat.

Tuntutan massa aksi yakni, menolak Perwali Nomor 53 Tahun 2017 soal tapal batas Kelurahan Takome dan Sulamadaha.

Korlap, Andre Robo dalam orasinya menyebutkan, terbitnya Perwali Nomor 53 Tahun 2017 mengakibatkan konflik horizontal.
Terbitnya Perwali ini pula yang akhirnya memaksa masyarakat Sulamadaha meninggalkan aspek sejarah, yang menjadi identitas keapsahan peradaban orang Ternate.

Menurutnya, dengan penetapan Perwali itu, Pemkot Ternate justru telah memanipulasi kebijakan. Padahal, Jikomalamo dan TPA secara kewilayahan merupakan areal Kelurahan Sulamadaha.

Massa aksi memalang pintu masuk TPA Takome

“Hal ini sangat jelas, bahwa ada tendesius dan tanpa tahapan rapat koordinasi, dan juga sosialisasi ke masyarakat Sulamadaha,” teriaknya.

Ini tentu sangat bertentangan dengan mekanisme Permendagri Nomor 141 Tahun 2017 tentang tapal batas daerah dan penyesuaian konflik.

Disisi historis dan fakta menegaskan penetapan Perwali telah merusak adat dan kebudayaan.

“Seharusnya tiap kebijakan maupun produk hukum, itu wajib hukumnya pemerintah melakukan sosialisasi, dengan tujuan terciptanya pemerintahan yang baik,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, ada dua poin utama yang menjadi tuntutan perwakilan warga Kelurahan Sulamadaha itu, di antaranya:

  1. Mencabut dan merevisi Perwali Nomor 53 Tahun 2017 dengan fakta sejarah
  2. Menetapakan tapal batas Kelurahan Sulamadaha dan Kelurahan Takome, sesuai dengan jarak masuk jalan menuju Jikomalamo arah utara, dengan jarak 350 meter.

Kru malut.kaidah.id pun mencoba mengkonfirmasi Camat Ternate Barat, Hamid Muhammad, namun camat sedang tidak berada di Kota Ternate, lantaran sedang mengikuti Bimtek bersama 78 lurah se-Kota Ternate, yang dilaksanakan di Bali.

Sementara informasi yang didapatkan di lapangan, pukul 15.00 WIT nanti, Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman akan melakukan pertemuan tatap muka dengan warga setempat. (*)