Jumat, 12 Juli 2024

Tahun Ini Insentif Para Imam, Pendeta dan Guru Ngaji TPQ Disiapkan Sebesar Rp1,3 Miliar

Kabag Kesra Setda Kota Ternate, Muhammad Ichsan (Nita/Kaidahmalut)

TERNATE, KAIDAH MALUT – Pemerintah Kota Ternate telah menyiapkan anggaran insentif bagi para imam, pendeta dan guru mengaji TPQ di tahun 2022 sebesar Rp1,3 miliar.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Ternate, Muhammad Ichsan mengaku, untuk tahun 2022 ini ada penurunan pada jumlah nominal insentif.

Pada tahun sebelumnya, Pemkot menyiapkan dana insentif sebesar Rp1,5 miliar dengan jumlah penerima kurang lebih, sebanyak 700 orang yang tersebar di seluruh Kota Ternate, tapi tahun ini hanya Rp1,3 miliar.

“Dari data yang saya tahu itu dari imam kurang lebih sebanyak 500 orang, pendeta 20 orang dan guru ngaji TPQ kurang lebih 100 orang, tapi yang pasti totalnya 700 orang,” kata Ichsan, Jumat 27 Mei 2022.

Untuk nominal insentif yang diterima bervariasi. Bagi para imam mendapat Rp2 juta per orang, guru mengaji sebesar Rp1,250,000 dan untuk pendeta sebesar Rp1 juta.

“Karena anggarannya berbeda, maka otomatis kita tidak mengurangi jumlah penerima, tapi mengurangi jumlah insentif yang diberikan kepada mereka,” imbuhnya.

Ichsan bilang, di tahun sebelumnya para imam menerima insentif sebesar Rp3 juta per orang. Sementara tahun ini jika pembayaran insentif dengan angka yang sama seperti tahun sebelumnya, maka itu tidak akan mencukupi lantaran anggaran terbatas.

“Dari pada yang sudah terima sebelumnya dan tahun ini tidak menerima lagi, maka lebih baik saya ambil kebijakan orangnya tetap, tapi nominal insentif yang diberikan itu dikurangi, supaya semua bisa dapat,” cetusnya.

“Mudah-mudahan di tahun 2023 anggaran yang di ploting tidak lagi dipangkas, karena Covid-19, sehingga anggaran insentif ini tetap normal seperti sebelumnya,” pungkasnya.*