TERNATE, KAIDAH MALUT – Pesan berantai yang beredar di Ternate baru-baru ini menjadi perbincangan hangat. Beberapa nama imam masjid, termasuk H. Taher Ahmad, imam Mushalla Gambesi, disebut dalam undangan acara tahlilan untuk mengenang Benny Laos, yang akan diselenggarakan di Hotel Bela.

Namun, klarifikasi datang dari Ruslan Taher Sangadji, putra sulung dari H. Taher Ahmad, yang memastikan bahwa sang ayah tidak pernah menyatakan diri untuk hadir dalam acara tersebut.

Ruslan, yang akrab disapa Ochan, menegaskan, nama ayahnya dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya meminta pihak yang mencatut nama ayah saya, untuk segera mengklarifikasi dan meminta maaf atas tindakan ini,” ujar Ochan dengan nada tegas.

Ochan melanjutkan, keluarganya memiliki komitmen politik yang jelas dalam Pilgub Maluku Utara 2024, yakni mendukung pasangan Sultan Tidore, Husain Alting Sjah dan Asrul Rasyid Ichsan (HAS).

Dukungan ini menunjukkan loyalitas keluarga besar di Gambesi kepada kandidat yang dianggap mampu membawa perubahan di Maluku Utara.

Kejadian ini pun menimbulkan keprihatinan, terutama terkait maraknya pencatutan nama yang merugikan pihak-pihak yang tidak terlibat.

Keluarga besar di Gambesi, khususnya H. Taher Ahmad, mengharapkan kejadian ini dapat menjadi pelajaran untuk semua pihak agar lebih berhati-hati. (*)