TIDORE, KAIDAH MALUT – Usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Sebanyak 35 siswa Sekolah Lansia Pelangi Senja Kelurahan Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, resmi diwisuda dalam sebuah seremoni yang menjadi penanda semangat belajar sepanjang hayat di Kota Tidore Kepulauan.
Wisuda berlangsung di Aula Kie Matubu, BPMP Maluku Utara, Kelurahan Rum, Rabu 23 September 2026. Para siswa lansia diwisuda langsung Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, didampingi Ketua TP PKK Rahmawati Muhammad Sinen, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara Ansar Djainahu, dan Kepala Dinas P2KBP3A Hasby Marsaoly.
Muhammad Sinen mengapresiasi kolaborasi BKKBN Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, TP PKK dan Dinas P2KBP3A yang menghadirkan ruang belajar bagi masyarakat lanjut usia.
Menurutnya, keberadaan sekolah lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, bersosialisasi dan menjalani masa tua dengan kegiatan yang positif.
“Jangan menganggap lansia harus dibiarkan begitu saja. Melalui program ini, mereka diberikan ruang untuk tetap beraktivitas. Jangankan lansia, yang masih muda pun kalau tidak diberi ruang akan cepat merasa tua,” kata Muhammad Sinen.
Ia meminta para camat mengoordinasikan lurah di wilayah masing-masing untuk mengembangkan Sekolah Lansia. Program tersebut, kata dia, minimal dapat dilaksanakan sekali dalam setahun di setiap kecamatan.

Muhammad Sinen menilai aktivitas di Sekolah Lansia dapat ikut mendukung kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat lanjut usia.
“Saya tentunya sangat mendukung adanya Sekolah Lansia di Kota Tidore Kepulauan. Ini sudah yang kedua dan ke depan saya berharap bisa diperbanyak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap program tersebut, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang menghadapi pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen yang juga Kepala Sekolah Lansia Pelangi Senja mengatakan, sekolah tersebut dibentuk sebagai wadah pembelajaran dan pemberdayaan lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif dan bermartabat.
“Sekolah Lansia Pelangi Senja merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, baik dari aspek kesehatan, sosial, psikologis, spiritual maupun kemandirian,” jelas Rahmawati.
Sekolah Lansia Pelangi Senja yang berlokasi di Kelurahan Gubukusuma resmi diluncurkan pada Juni 2026 dengan 35 siswa. Sekolah ini menjadi Sekolah Lansia kedua di Kota Tidore Kepulauan setelah sebelumnya didirikan di Kecamatan Oba Utara.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama Kaper BKKBN Provinsi Maluku Utara, Pemkot Tidore Kepulauan melalui Dinas P2KBP3A, dan TP PKK Kota Tidore Kepulauan.
Selain pemerintah, program ini juga diperkuat melalui kolaborasi dengan BUMN/BUMD, dunia usaha, UMKM dan perbankan.
Rahmawati berharap Sekolah Lansia Pelangi Senja dapat menjadi ruang belajar sepanjang hayat sekaligus memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kualitas hidup para lansia.
“Lansia sehat, mandiri, aktif, produktif dan bahagia,” menjadi tema yang diusung dalam program tersebut.
Rangkaian wisuda juga diisi dengan penyerahan buket kelulusan dan cenderamata kepada para wisudawan, bantuan tongkat dari Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, bingkisan nutrisi, serta penghargaan Sekolah Lansia Tangguh dari Kemendukbangga dan BKKBN Maluku Utara.
Penghargaan juga diberikan kepada TPA Arum Melati serta sejumlah mitra dari BUMN/BUMD, dunia usaha, UMKM dan perbankan yang mendukung penyelenggaraan Sekolah Lansia Pelangi Senja.
Turut hadir Ketua dan anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, jajaran TP PKK, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan, pimpinan OPD, camat dan lurah, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, serta para mitra pendukung program. (*)

Tinggalkan Balasan