TIDORE, KAIDAH MALUT – Wakil Wali Kota (Wawali) Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, didampingi Sekda Ismail Dukomalamo, bersama Sultan Tidore Jou H. Husain Syah menyalakan obor prosesi tabe guto. Prosesi ini menandakan datangnya malam lailatul qadar.

Penyalaan obor berlangsung di halaman Kedaton Kesultanan Tidore, pada Ahad, 15 Maret 2026, yang diawali dengan buka puasa bersama dan prosesi Jou uci sabea.

Wawali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi, serta mendukung penuh kegiatan Jou uci sabea sebagai wujud menjaga dan merawat tradisi di malam ela-ela atau malam lailatul qadar.

“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan tentunya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak Kesultanan Tidore, kegiatan ini sebagai wujud menjaga dan merawat tradisi di malam ela-ela atau lailatul qadar,” ungkapnya.

Sementara itu, Sultan Tidore Jou H. Husain Syah dalam kesempatan tersebut berharap semua tamu undangan yang hadir, bisa partisipasi untuk turun sama-sama melakukan prosesi bakar guto, sebagai pertanda dimulainya malam lailatul qadar 1447 H/2026 M.

“Lailatul qadar sebagai bagian dari agama dan tradisi yang telah dianut selama ini, malam pertama daripada lailatul qadar ini. Mudah-mudahan kita semua dapat dipertemukan dan Allah pertemukan semua pada malam yang lebih baik, dari seribu bulan ini,” pungkas Sultan. (*)