TERNATE, KAIDAH MALUT – Hujan deras yang mengguyur Kota Ternate sejak Senin, 12 Januari 2026, mengakibatkan banjir di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Ferry Hamdany Wolley saat dikonfirmasi Selasa, 13 Januari 2026, mengatakan berdasarkan laporan awal terdapat delapan rumah warga yang terdampak banjir.
“Informasi yang kami terima ada delapan rumah terdampak. Kejadian dilaporkan sekitar pukul 05.00 WIT,” ujar Ferry.
Ia menjelaskan, BPBD telah mengarahkan tim untuk turun ke lokasi guna melakukan penanganan dan pendataan. Namun upaya tersebut terkendala cuaca buruk.
“Tadi pagi tim sudah kami arahkan untuk turun, tetapi karena kondisi cuaca masih buruk, penanganan di lapangan sementara ditunda dan akan dilanjutkan besok,” katanya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini cuaca. BMKG melaporkan terpantau adanya bibit siklon 91W yang memicu terbentuknya pola konvergensi dan belokan angin di wilayah Maluku Utara.
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan serta kecepatan angin di hampir seluruh wilayah Maluku Utara, sehingga berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.
BPBD Kota Ternate mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah rawan banjir dan longsor, agar tetap waspada dan berhati-hati mengingat kondisi cuaca yang masih belum membaik. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, serta segera melapor kepada pihak terkait jika terjadi keadaan darurat. (*)

Tinggalkan Balasan