Senin, 31 Maret 2025

Malam Ini Ternate Peringati Earth Hour, Lampu Dipadamkan Selama 1 Jam

Earth Hour di Ternate (Tim/kaidahmalut)

TERNATE, KAIDAH MALUT – Malam ini, Sabtu, 22 Maret 2025, Pemerintah Kota Ternate berkolaborasi dengan Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM), Harita dan Gerakan Persatuan Mahasiswa Obi (GPMO), berkolaborasi untuk memperingati Jam Bumi atau Earth Hour.

Earth Hour diperingati setiap Sabtu malam di Minggu ketiga bulan Maret setiap tahunnya di seluruh dunia.

Peringatan tersebut akan dilakukan dengan mematikan lampu (bukan listrik,red) selama satu jam, sejak pukul 21.30-22.30 WIT sebagai wujud aksi nyata manusia mencintai bumi.

Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman yang ditemui insiator di ruang kerjanya pada Rabu 19 Maret 2025 kemarin menyatakan, atas nama pemerintah sangat mendukung event tersebut.

Tauhid bilang, ia akan meminta dukungan seluruh stakeholder Pemkot Ternate untuk mensukseskan iven tersebut, dengan mematikan lampu (bukan listrik) pada pukul pukul 21.30 WIT atau setelah salat tarawih.

“Ini adalah event besar dan memiliki manfaat untuk manusia dan bumi, sehingga saya meminta kepada semua pihak seperti pengusaha perhotelan, kantor-kantor dan rumah-rumah warga untuk mematikan lampu (bukan listrik) di masing-masing selama satu jam,” kata Tauhid.

Pemadaman lampu, menurut Tauhid, memiliki manfaat, di antaranya mengurangi emisi gas rumah kaca, membantu memerangi perubahan iklim, membangun komunitas yang lebih kuat, menciptakan rasa persatuan dalam perjuangan melawan perubahan iklim, memberi kekuatan untuk mengambil tindakan dan melestarikan planet, serta memberikan solusi terhadap masalah lingkungan.

“Senentara manfaat lainnya mematikan lampu (bukan listrik) adalah, dapat menjadikan hemat energi sebagai budaya positif dalam keseharian, dan tentu akan berdampak pada hematnya belanja rumah tangga atau perusahaan,” paparnya.

Dalam kegiatan Earth Hour, penyelenggara akan menyediakan 1.000 kue Palita untuk masyarakat yang datang menyaksikan kegiatan ini. Rencananya, peringatan akan dilakukan di Landmark Ternate dengan menghadirkan hiburan dari band akustik lokal. Pengunjung juga akan menikmati malam minggu nanti dengab cahaya lilin.

“Ini perdana atau pertama kali di Maluku Utara. Terima kasih buat semua yang sudah menginisiasi gerakan ini. Jadikan ini sebagai momen menuju Ternate yang bersih dan nyaman,” tukas Tauhid. (*)