Minggu, 6 April 2025

Wali Kota Ternate: Ada Mafia di Pasar

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman saat lakukan hearing dengan massa aksi di halaman Kantor Wali Kota Ternate, Rabu (22/9) | Foto : Nita/Malut Kaidah

TERNATE, KAIDAH MALUT – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengungkapkan pasca dilantik sebagai kepala daerah, bersama Wakil Wali Kota Jasri Usman, sepakat membenahi pasar.

“Sedari dulu saya tidak punya kepentingan sedikit pun di pasar, karena saya tahu banyak mafia di situ,” ungkap Tauhid, saat berbicara di hadapan puluhan pedagang yang berunjuk rasa Rabu, 22 September 2021.

Di hadapan massa aksi tersebut, Wali Kota Tauhid meminta kesempatan kepada pedagang, agar Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate bisa melakukan penataan sekaligus penertiban di kawasan pasar, agar tahun depan pasar sudah normal.

“Jadi kase waktu pe (beri waktu ke) saya untuk perbaiki. Saya dan pak wakil baru beberapa bulan dilantik, saya dan pak wakil juga bukan superman. Jadi saya minta saat ini ibu bapak berjualan di dalam. Kami akan tata, tahun depan sudah tertib,” tegas Tauhid.

Terkait tuntutan pedagang untuk mencopot Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate dan oknum pegawai yang ada di instansi itu, Wali Kota secara tegas mengatakan akan menindaklanjuti keinginan para pedagang itu

“Ibarat pohon, saya akan tebang bukan cuma dari bawah, tapi dari akar-akar saya cabut,” kata Tauhid mengibaratkan.

Namun, Wali Kota Ternate meminta waktu untuk memangkas pejabat dan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Menurut Wali Kota, kondisi pasar saat ini, layaknya benang yang kusut sehingga perlu waktu menertibkannya

“Saya ini sering ke pasar. Cuma banyak yang tara tau (cuma banyak yang tidak tahu). Saya juga masuk di pasar bukan faktor politik,” ucapnya.

Ia juga memastikan bahwa Pemkot Ternate tidak akan tinggal diam dengan permasalahan pasar ini.

“Saya akan turun dan melihat langsung kondisi saat ini, tapi saya minta tetap berjualan di dalam,” tandasnya.*