TIDORE, KAIDAH MALUT – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman menghadiri pertemuan High Level Meeting Tim (HLM) Pengendalian Inflasi Daerah dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TPID-TP2DD) se- Maluku Utara.
Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, serta para kepala daerah kabupaten/kota se-Maluku Utara, yang bertempat di Ballroom Gamalama, Bela Hotel Ternate, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Usai menghadiri HLM, Ahmad Laiman mengatakan, pada forum besar tersebut ada sejumlah hal penting yang dibahas, salah satunya menyangkut stabilitas harga bahan pokok menjelang ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) idulfitri.
“Jadi ada kesepahaman maupun masukan sejumlah kepala daerah, nantinya menjadi rekomendasi bagi kita, agar ditindaklanjuti oleh setiap kabupaten/kota yang di drive juga oleh Pemerintah Provinsi,” ungkapnya.
Adanya kesepahaman ini, kata Ahmad Laiman, bertujuan menjaga stok pangan strategis, pengendalian harga, maupun inflasi yang terjangkau, nantinya akan dilakukan secara jangka pendek maupun jangka panjang.
Wawali Ahmad Laiman juga menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan, sehingga tidak terjadi lonjakan harga menjelang ramadhan maupun idulfitri 1447 Hijriah.
“Sejauh ini, harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di Kota Tidore Kepulauan masih terkendali. Kami berharap agar tidak terjadi kenaikan menjelang ramadan nanti,” imbuhnya.
Menurutnya, upaya menjaga stabilitas harga secara jangka panjang perlu adanya penyediaan sarana prasarana produksi yang memadai, sehingga operasional pasar dengan mudah terpantau.
“Selaku Pemerintah Daerah akan terus memantau pergerakan harga bahan pokok strategis. Sebab, biasanya ada kenaikan harga bahan pokok seperti ikan, beras, maupun kebutuhan dasar lainnya jelang ramadan nanti,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan