HALBAR, KAIDAH MALUT – Setelah hujan deras, sejumpah desa di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, dilanda banjir pada Rabu, 7 Januari 2026 pagi.
Banjir yang menggenangi lantaran tanggul dan bronjong di sungai jebol. Wilayah yang dilaporkan terdampak banjir di antaranya kampung Cina dan Tabaru.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan hujan deras terjadi sejak Selasa hingga Rabu, 6–7 Januari 2026. Pada Rabu pagi sekitar pukul 07.30 WIT, debit air sungai meningkat drastis, hingga meluap dan merendam permukiman warga.
Menindaklanjuti laporan dari pemerintah daerah dan warga, Basarnas Ternate mengerahkan tim rescue yang dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan evakuasi.
SRU 1 diberangkatkan menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandu Dewanata dari Pelabuhan A. Yani menuju Pelabuhan Jailolo dengan membawa peralatan pendukung operasi SAR. Sementara SRU 2 menggunakan Rescue Car dan truk personel melalui Pelabuhan Sidangoli dan bergerak langsung menuju lokasi banjir di Kecamatan Ibu.
“Tim dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak banjir,” ujar Iwan Ramdani.
Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas, BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Kabupaten Halmahera Barat, TNI/Polri, potensi SAR lainnya, serta masyarakat setempat. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian. (*)

Tinggalkan Balasan