Minggu, 19 Mei 2024
Tikep  

260 Calon P3K Nakes Tidore Ikut Pengarahan Administrasi

Calon P3K Tidore saat mengikuti arahan dari Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan (Humas/Kaidahmalut)

TIDORE, KAIDAH MALUT – Sebanyak 260 calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan Kota Tidore Kepulauan, mengikuti pengarahan administrasi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Tidore.

Arahan itu diberikan oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore, Senin 18 Desember 2023.

Dalam arahannya, Muhammad Ainen menegaskan, ASN, non ASN maupun P3K Kota Tidore harus disiplin ketika masuk dalam sistem pemerintahan, karena itu adalah harga mati.

“Kalian adalah orang-orang pilihan yang lolos, sehingga lakukan pengabdian kalian dengan sebaik-baiknya, karena tugas kalian yang akan menjamin kelangsungan hidup masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” tegas Muhammad Sinen.

Ia pun mengajak para tenaga kesehatan yang telah lolos selesksi P3K, untuk bersama-sama dengan pemerintah Kota Tidore dalam menangani permasalahan stunting di Tidore.

“Karena dibawah kepemimpinan Capt. Ali Ibrahim dengan saya ini, kami targetkan Tidore akan berada pada zero stunting di tahun 2024, sehingga dengan jatah tenaga kesehtan yang begitu banyak ini, diharapkan dapat membantu untuk mewujudkan Tidore zero stunting pada 2023 nanti,” ujarnya.

Menurut Ketua DPD PDIP Maluku Utara itu, ini adalah tanggung jawab menjadi seorang abdi negara. Sehingga, pengabdian kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawa , tentu sangat diharapkan.

“Jadikan pekerjaan itu sebagai hobi agar semua bisa terlaksana dengan baik, tetap jaga kedisiplinan, kalian sudah menjadi bagian dari Pemerintahan Kota Tidore, sehingga jadilah abdi negara yang bertanggungjawab dan disiplin,” pesan Muhammad Sinen yang biasa disapa Ayah Erik.

Selain itu, para tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat.

“Susah atau senang laksanakan tugas dengan baik, tidak boleh mengeluh dan harus iklas untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Sekali lagi saya tekankan bahwa disiplin adalah harga mati, di lingkup Pemerintah Daerah Kota Tidore,” tutup Muhammad Sinen. (*)