Jumat, 12 Juli 2024

Kunker ke Belanda Disetujui Kemendagri, Ini Penjelasan Kabag Humas

Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman saat di Belanda (Istimewa/Kaidahmalut)

TERNATE, KAIDAH MALUT – Pemerintah Kota Ternate melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Agus Fian Jambak menanggapi sorotan Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Abdul Bubu Kadir. Tanggapan itu terkait perizinan perjalanan dinas Wali Kota Ternate dan rombongan ke Belanda.

Menurut Agus, keberangkatan Wali Kota dalam melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Belanda berdasarkan surat dari Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor: B-00001567/Kemensetneg/Ses/Simpel/05/2023 tentang Perjalanan Dinas Luar Negeri bagi Wali Kota dan Pimpinan OPD yang Mendampingi.

Agus menjelaskan, proses penertiban surat persetujuan itu dimulai dari pengajuan permohonan ke Pemprov Maluku Utara, kemudian dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri, Sekretariat Negara dan Kementerian Luar Negeri.

“Kunjungan ke Belanda yang dilaksanakan oleh Bapak Wali Kota bersama Pimpinan OPD menggunakan paspor dinas, yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri,” jelas Agus kepada Kaidah Malut, Sabtu, 20 Mei 2023.

Sementara pelaksanaan pemerintahan umum selama Wali Kota menjalankan dinas ke Belanda, itu ditugaskan kepada Sekretaris Kota Ternate, Jusuf Sunya.

Namun saat ditanyakan perihal surat penunjukan Pelaksana tugas harian (Plh), Agus beralasan akan dicek kembali di arsip.

“Maaf ini hari libur jadi belum berkantor,” ucapnya.

Begitu pula saat dimintai lampiran nama-nama yang kunker, ia menyebut semua daftar nama ada di paspor dinas yang dipegang oleh pelaksana sebagai syarat ke luar negeri.

“Yang dapat paspor dinas dari Kementerian Luar Negeri di antaranya Pak Wali Kota, Kaban Bappelitbangda Rizal Marsaoly, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Safia M. Nur juga Dr Maulana dari Unkhair,” terangnya.

Agus sendiri mengaku tengah melakukan dinas ke Jakarta. Perjalanan dinas Agus, dalam rangka koordinasi pelaksanaan bimbingan teknik protokol Kemendagri.

“Saya lagi perjalanan dinas ke Jakarta, karena tahun ini saya mau usulkan staf protokol untuk dapat mengikuti diklat protokol yang dilakukan oleh Bagian Protokol Kemendagri,” ujarnya.

“Surat tugas saya sampai Senin, 22 Mei 2023, tapi menunggu pesanan tiket karena tiket full,” sambung Agus.

Meski begitu, Agus tidak menyebutkan anggaran SPPD Wali Kota dan rombongan. Bahkan jadwal kepulangan Wali Kota ke Ternate pun tidak diberitahukan.

Terpisah, karo Humas Pemprov Maluku Utara Rahwan saat dikonfirmasi Kaidah Malut, membenarkan pengajuan perizinan perjalanan ke luar negeri Wali Kota dan rombongan.

Rahwan mengatakan, saat surat masuk, Gubernur Abdul Gani Kasuba sedang dinas ke luar daerah sehingga Sekprov Samsuddin A. Kadir yang menyetujui pengajuannya, lalu direkomendasikan ke Kemendagri.

Sebelumya, Akademisi Unkhair Abdul Bubu Kadir menyoroti kunjungan kerja Tauhid Soleman dan rombongan tersebut. Abdul Bubu, mempertanyakan perjalanan dinas Wali Kota, dua kadis dan perwakilan dari Unkhair yang ke Belanda sejak tanggal 11 Mei 2023 lalu.

Menurut Abdul Baba, pengajuan perizinan Wali Kota ke luar negeri tidak pernah terdengar. Pasalnya, kata dia, harus ada pengajuan ke Gubernur Maluku Utara kemudian dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk disetujui.

Sementara itu, saat Tauhid berangkat pun tidak ada penunjukan Plh untuk menjalankan tugas-tugas Wali Kota selama melakukan perjalanan dinas. (*)