Jumat, 12 Juli 2024

DPPPA: Perilaku Siswa SD Islamiyah 3 Ternate Masuk Kategori Kekerasan

Ilustrasi kekerasan anak | Foto: Istimewa/Kaidahmalut

TERNATE, KAIDAH MALUT – Beredarnya video kekerasan siswa SD Islamiyah 3 Kota Ternate, mengundang reaksi tanggapan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Ternate.

Kepala DP3A Kota Ternate, Marjorie S. Amal mengatakan, video bullying yang melibatkan pelajar SD itu bukan lagi persoalan bully, tapi sudah masuk kategori kekerasan.

“Kami sangat menyesalkan dan mengutuk tindakan yang terjadi, karena seharusnya sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak,” kata Marjorie, usai mengetahui video viral tersebut, Kamis, 17 November 2022.

Meski sudah ada mediasi dari pihak sekolah kepada pihak korban, begitu pula keluarga pelaku ke keluarga korban, namun kejadian seperti itu harus diseriusi.

“Ketika kita melihat perilaku agresif dari anak yang semestinya harus sangat jauh dari perilaku tersebut, maka pihak sekolah maupun orang tua harus mengambil tindakan evaluasi secara cermat,” ujar dia.

Menurut dia, penerapan pola asuh dan pola pengawasan secara intensif terhadap anak, yang memiliki potensi kekerasan dan membahayakan anak lain, itu sangat penting dilakukan baik orang tua maupun pihak sekolah.

Ia juga menyebutkan, bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan bagi korban, sebab, lanjut dia, kasus seperti ini terpenting memprioritaskan kondisi psikologis korban.

“Jadi ntuk memproteksi timbulnya luka jiwa yang berpotensi membekas, kita lakukan pendampingan pada korban. Ini untuk menggali faktor pencetus timbulnya kekerasan itu,” jelas dia.

Ia sendiri berharap, adanya langkah terukur dari pihak sekolah untuk mencegah, agar tidak kembali terjadi kejadian yang sama.

“Pihak orang tua juga harus memberi perhatian dan pengawasan yang ekstra, serius terhadap anaknya yang punya potensi berperilaku ekstrim,” pungkas dia. (*)