Minggu, 14 Juli 2024

Disdik Kota Ternate Anggarkan Honor Guru PTT Sebesar Rp380 Juta

Kadisdik Kota Ternate, Bahtiar Teng | Foto : Malut Kaidah/Istimewa

TERNATE, MALUT KAIDAH – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ternate, Maluku Utara, telah mengusulkan angaran sebesar Rp380 juta di APBD Perubahan, untuk pembayaran honor dan insentif guru yang berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Bahtiar Teng, menyatakan, anggaran tersebut digunakan untuk membayar gaji honorer, untuk tiga bulan ke depan.

“Secara garis besar, saya juga sudah sampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPRD, kalau boleh di tiga bulan terakhir ini, sehingga pada akhir Agustus atau awal September kita sudah bisa buat rekrutmen, itu pun kalau memang sudah disetujui,” kata Bahtiar, Senin 2 Agustus 2021.

Sesuai dengan anggaran yang di usulkan ini, lanjut dia, dengan jumlah guru PTT yang di rekrut sebanyak 109 orang, maka masing-masing per guru diberikan gaji honor dan tunjangan sebesar Rp1,5 juta.

“Kita berikan sebesar Rp1,1 juta untuk gaji honorer, dan kalau tunjangan sebesar Rp400 ribu,” sambungnya.

Bahtiar Teng mengatakan, untuk kebutuhan tenaga guru PTT di tiga Kecamatan terluar, yakni Pulau Moti, Hiri dan Batang Dua, merupakan program dalam pemerataan pendidikan di tiga kecamatan setempat.

“Yang jelas, kita akan merekrut PTT tenaga guru ini adalah anak daerah, itu yang kita prioritaskan. Tetapi tidakmenutup kemungkinan, kita juga akan membuka di Ternate yang mau bertugas di tiga Kecamatan tersebut, jika tidak mencukupi,” tambah Bahtiar.

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlela Syarif, menanggapi, untuk usulan anggaran honorer dan tunjangan akan segera ditindaklanjuti, karena ini merupakan prioritas yang sangat strategis.

“Kebutuhan guru ini wajib, jadi pemerintah harus mengalokasikan anggaran untuk memenuhi kebutuhan dan kekurangan mereka. Kalau pola rekrutmen PTT, nantinya dibahas bersama dengan BKDSDM,” pungkas Nella sapaan akrabnya.*

Penulis: Yunita Kadir