Minggu, 14 Juli 2024

Sebagian Usulan Musrenbang Kecamatan Pulau Batang Dua Mulai Dikerjakan

Camat Batang Dua, Yulianus Belian Ali saat mendampingi Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman di lokasi Musrenbang Pulai Batang Dua pada Rabu, 02 Maret 2022 | Foto : Edo Huka/Kaidah Malut

TERNATE, KAIDAH MALUT – Sejumlah usulan pada musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan tahun 2022 di Pulau Batang Dua, mulai dari infrastruktur, jaringan internet hingga listrik mulai dikerjakan.

Meski begitu, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate sudah merealisasi di tahun 2022 dan tinggal proses pekerjaan.

Mantan Kadis Pariwisata ini juga mengaku, soal dermaga akan didorong di tahun 2023. Namun untuk teknisnya belum diketahui, apakah akan diusulkan melalui sumber dana DAK atau APBD.

“Yang di Mayau tinggal melanjutkan saja pembangunan, tetapi berapa anggaran sesungguhnya yang kita butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat dilakukan oleh Wali Kota sebelumnya belum disusun,” kata Rizal, Jumat, 04 Maret 2022.

Rizal bilang, jalan lingkar Mayau akan dilakukan hotmix keliling dengan anggaran APBD tahun 2022 sebesar Rp1,4 miliar, sebab, tidak semua jalan di Kecamatan rusak.

Sedangkan untuk jalan lingkar Pulau Batang Dua sepanjang 26 Kilometer, termasuk jalan produksi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, nantinya akan masuk anggaran tahun 2022 sebesar Rp2 miliar lebih.

“Apa yang menjadi pengutan yang didorong tahun 2023, sebagian sudah terakomodir di APBD 2022,” ucap Rizal.

Camat Pulau Batang Dua, Yulianus Belian Ali mengatakan, hasil musrenbang Batang Dua sudah diserahkan ke Wali Kota dan nanti segera diakomodir.

“Karena ada beberapa yang kami sampaikan dan paling penting yaitu dermaga perikanan yang berada Kelurahan Mayau,” kata Belian.

Belian bilang, harapan masyarakat secepatnya Pemkot bisa mengakomodir usulan masyarakat tersebut, guna mengembangkan pembangunan, ekonomi dan pariwisata di Kecamatan Batang Dua.

“Sehingga apa yang menjadi usulan kami terlaksana, dan masyarakatnya akan merasakan. Musrenbang ini kami hanya usulkan 6 prioritas program kedepan diantaranya dermaga, talud penangkal ombak sepanjang 50 meter, dan destinasi wisata Batu Hitam yang Kelurahan Mayau,” cetusnya.

Kemudian, lanjut Belian, untuk pengoperasian listrik 1×24 jam, agar bisa segera direalisasi. Sebab, listrik juga merupakan salah satu kebutuhan warga setempat.

“Harapan kami ke depan, bahwa apa yang sudah diusulkan ke Pak Wali Kota agar cepat terealisasi,” harap Belian.*