Jumat, 23 Februari 2024

Loloskan Abdullah Bandang, Timsel Calon Direksi dan Dewas PDAM Kota Ternate Menyalahi Aturan

Ilustrasi seleksi peserta calon/Malut Kaidah

TERNATE, KAIDAH MALUT – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, diduga menyalahi aturan, karena meloloskan Abdullah Bandang sebagai salah seorang calon Dewas .

Padahal, Abdullah Bandang adalah Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Ternate. Bahkan, sejak seleksi berkas hingga psikotest, yang bersangkutan masih berstatus sebagai politisi di partai besutan Surya Paloh tersebut.

Meski begitu, Kepala Bidang (Kabid) Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kota Ternate, Muhammad Ikbal Amar kepada malut.kaidah.id mengaku, sejauh ini dari organisasi partai belum ada yang memasukan data terbaru, sebagaimana pada kepengurusan yang dipimpin M. Tauhid Soleman sekaligus Wali Kota Ternate.

“Kalau untuk kepengurusan yang baru belum ada yang memasukannya. Kita masih pakai data kepengurusan partai yang lama,” ungkap Ikbal, Kamis, 18 November 2021.

Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Maluku Utara, Malik Ibrahim saat dikonfirmasi via telepon mengaku, Abdullah Bandang belum mengundurkan diri dari kepengurusan partai.

“Tara bisa (tidak bisa) karena dia (Abdullah) belum mengundurkan diri. Kita ini menegakkan aturan, kalau Wali Kota bilang menegakkan aturan, nah ini aturan,” tegasnya.

Malik menegaskan, status Abdullah Bandang hingga kini masih sebagai Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Ternate. Sementara di PDAM sebagai perusahaan daerah hanya boleh diisi oleh tokoh non partisan.

“Orang parpol tidak bisa masuk di situ. Itu harus tegas,” tegas Mener sapaan akrabnya.

Bahkan, ia bilang, Abdullah sudah menyalahi aturan, lantaran DPW belum menerima pemberitahuan yang menyatakan Abdullah mengundurkan diri dari partai.

Dia mengaku kaget dan tidak tahu, jika Abdullah akan mengikuti tes calon direksi atau pengawas di PDAM.

“Ini mo bicara mo maju atau mo mundur. Makanya aturan-aturan ketika berpartai itu harus dijunjung,” tutupnya. *