Jumat, 24 Mei 2024

Seorang Pria di Halmahera Barat Dikeroyok 3 Pemuda yang Diduga Mabuk

Ilustrasi penganiayaan (Istimewa/kaidahmalut)

HALBAR, KAIDAH MALUT – Seorang pria asal Desa Tuada, Halmahera Barat, Maluku Utara bernama Asrul diduga dipukul tiga pemuda asal Desa Todowongi, Kecamatan Jailolo. Ketiga pemuda tersebut diduga dipengaruhi minuman keras (Miras).

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pukul 01.00 WIT dini hari. Kejadian bermula saat Asrul yang merupakan wartawan sebuah media online di Maluku Utara itu tengah mencari bidan di Desa Todowongi, untuk menangani istrinya yang hendak melahirkan.

Dalam perjalanan, Asrul bertemu dengan tiga pemuda tersebut. Lantaran tidak mengetahui pasti alamat bidan tersebut, Asrul pun menanyakan tempat tinggal bidan ke mereka. Setelah alamatnya didapat, Asrul menuju ke rumah bidan, hanya saja pintu rumah bidan terkunci.

“Ibu bidan kemungkinan sudah tidur, saya langsung balik dari rumah bidan di Todowongi itu. Pas saya balik, saya langsung ditahan oleh beberapa pemuda yang kemungkinan sudah dalam pengaruh miras,” terang Asrul kepada media ini, Senin, 22 April 2024.

Asrul bilang, saat dia dicegat, salah satu dari mereka meminta untuk diantarkan pulang. Tetapi permintaannya tak dipenuhi Asrul karena dia harus segera balik ke rumah karena istrinya sakit.

Tak sampai di situ, Asrul bilang, keesokan harinya tepat di hari Sabtu malam, tiga pemuda Desa Todowongi kembali mencegat dirinya yang baru dari Jailolo membeli susu.

“Mereka tahan saya ketika saya balik ke Tuada usai membeli susu anak saya, namun karena saya tidak berhentikan motor mereka langsung kejar sampai di Desa Tuada. Mereka ada tiga orang yang langsung keroyok saya,” kisahnya.

Atas insiden itu, Asrul langsung melaporkan pemukulan itu ke SPKT Polres Halmahera Barat. (*)