Sabtu, 18 Mei 2024

Seorang Anggota Brimob Maluku Utara Terjatuh ke Laut, Begini Kronologinya

Hayun Usia, korban jatuh dari kapal Al Sudais 21 rute Ternate-Sanana (Ist/Kaidahmalut)

TERNATE, KAIDAH MALUT – Seorang penumpang kapal KM Al Sudais 21 bernama Hayun Usia (37 tahun), dilaporkan terjatuh di laut saat pelayaran dari Ternate menuju Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Kejadian pada Rabu, 28 Februari 2024 malam.

Hayun diketahui merupakan warga Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate. Hayun juga seorang anggota Brimob Maluku Utara. Sebelum terjatuh, ia terlihat duduk di pagar pembatas kapal.

Kepala Seksi Operasi Dan Siaga Basarnas Ternate, Bram Madya melalui press releasenya menyebutkan, KM Al Sudais 21 bertolak dari pelabuhan Achmad Yani Ternate sekitar pukul 18.00 WIT.

Dalam pelayaran menuju Sanana, sekitar pukul 22.25 WIT, Hayun yang baru selesai buang air kecil di WC dek dua bagian buritan kapal sempat terlihat duduk di atas pagar pembatas kapal.

“Tiba-tiba korban langsung terjatuh dari kapal. Selanjutnya saksi atas nama Sufri Umamit yang melihat kejadian tersebut berteriak dan melaporkan ke ruang komando KM Al Sudais 21 dengan nahkoda Bustamin Baya,” kata Bram, Kamis, 29 Februari 2024.

Pihak KM Al Sudais 21 kata dia, sempat berupaya mencari korban dengan melakukan putaran sebanyak 7 kali pada titik jatuhnya korban, namun korban tidak ditemukan.

Karena tidak ditemukan, pihak KM Al Sudais 21 selanjutnya menghubungi kapal yang melintas yaitu KM Dorolonda dan meminta bantuan untuk menghubungi Basarnas, dan Syahbandar melalui telepon satelit.

“Setelah menerima laporan Basarnas Ternate berkoordinasi dengan instansi terkait guna rencana pencarian terhadap korban. Selanjutnya Pukul 11.00 WIT, Rescuer Basarnas Ternate dengan menggunakan RIB 04 bergerak menuju ke LKP untuk melakukan operasi pencarian,” kata Bram.

Hingga saat ini, korban masih dilakukan pencarian dengan melibatkan tim SAR gabungan, Basarnas Ternate, Brimob Polda Maluku Utara, Polairud Polda Maluku Utara, Lanal Ternate, masyarakat dan keluarga korban. (*)