Jumat, 14 Juni 2024

Warga Desak Wali Kota Ternate Copot Lurah dan Sekretaris Bastiong Talangame

Aksi warga palang Kantor Lurah Bastiong Talangame (Nox/Kaidahmalut)

TERNATE, KAIDAH MALUT – Forum Pemuda RT/RW dan Pemuda Kelurahan melakukan aksi pemalangan Kantor Lurah Bastiong Talangame, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Senin 16 Oktober 2023.

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan warga setempat, lantaran tak pernah dilibatkan dalam program-program kelurahan.

Ketua Pemuda, Lutfi Ayub menegaskan, Lurah Bastiong Talangame Adha Novita dan Sekretarisnya harus dicopot.

Lutfi yang juga Ketua RT 011 Bastiong Talangame ini, menyebutkan bahwa keduanya tidak pernah melibatkan RT/RW maupun masyarakat secara umum, dalam program-program kelurahan.

Ia bilang, sejumlah tuntutan penting sudah disampaikan ke Camat Ternate Selatan dan BKPSDM Kota Ternate.

Bahkan, sejumlah program kelurahan yang tidak pernah melibatkan RT/RW, pemuda maupun masyarakat dalam hal anggaran pun telah disampaikan.

“Paling tidak harus melibatkan LPM dan juga RT/RW, tapi ini tidak dilibatkan sama sekali. Bahkan ada program yang sudah selesai dilakukan, baru disampaikan ke kita,” kesal Lutfi.

Lutfi bilang, sebelumya tuntutan warga tersebut sudah disampaikan ke Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly pada tanggal 25 September lalu. Dengan harapan, agar pihak terkait bisa mengambil kebijakan dengan jangka waktu selama tiga hari, namun hingga saat ini tidak dilakukan sehingga dilakukan aksi pemalangan.

“Selama ini ketika ada program dari kelurahan tidak pernah dilibatkan, hanya dilakukan oleh lurah dan sekretaris. Jadi kami mengambil langkah untuk melakukan pemalangan kantor,” ujarnya.

Alhasil, pelayanan masyarakat di kelurahan setempat dialihkan sementara ke pangkalan ojek, tepatnya di sisi selatan lorong Kartika.

Apabila tuntutan ini tidak terealisasi, maka aksi pemalangan Kantor Lurah akan terus dilakukan hingga Wali Kota Ternate mencopot lurah dan sekertaris.

“Melalui aksi ini, kami minta Wali Kota harus turun langsung di hadapan kita, kami tidak mau Kepala BKPSDM maupun yang lain, karena sebelumnya tuntutan yang kita sampaikan tidak terealisasi,” pungkasnya. (*)