Senin, 20 Mei 2024

Akses Menuju Dofa Pelita Rusak Parah, Pemda Kepsul Diminta Tak “Tidur”

Kondisi jalan menuju Dofa Pelita, Kepsul yang rusak parah | Foto : Ist/Kaidahmalut

KEPSUL, KAIDAH MALUT – Warga Dofa Pelita, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul, untuk memperbaiki jalan yang menjadi akses menuju Desa tersebut, pasalnya kondisi jalan saat ini rusak parah.

Menurut salah satu warga setempat, keluhan mereka ini sudah berulang kali disampaikan, namun sampai sekarang tidak digubris Pemda.

“Jalan sudah sangat parah, apalagi pada saat musim hujan seperti ini jalan itu seperti kolam renang,” ungkap Surandi Jamil salah satu warga Desa Dofa saat diwawancarai malut.kaidah.id via WhatsApp, Senin, 18 Juli 2022.

Surandi menyanyangkan sikap Pemda Kepsul yang terksean acuh tak acuh terkait jalan tersebut. Dimana, tidak menghiraukan keluhan dari masyarakat.

“DPRD sebagai lembaga pengawasan harus berani dan tegas menyampaikan ke Pemda terkait keluhan masyarakat. Karena sejauh ini keluhan masyarakat tidak pernah didengarkan” kesalnya.

Hal senada juga disampaikan Ucen Lebeheria selaku Pemuda Desa Dofa. Ucen bilang, sebagai pemuda mereka sangat mengharapkan agar Bupati, Fifian Ade Ningsi Mus segera memperbaiki jalan tersebut sebagai motto Sula bahagia.

“Masalah ini sudah lama berlarut-larut. Sebagai bentuk dan tanggung jawab maka DPRD Sula harus turun ke masyarakat, selain menerima aspirasi masyarakat, mereka juga harus turun dan melihat langsung jalan Pelita Dofa,” cetusnya.

Menurut Ucen, DPRD sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat seharusnya dapat mengontrol dan menyampaikan apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat.

“Sudah bertahun-tahun jalan itu tidak pernah diperbaiki. Ini sangat disayangkan. Kami berharap Pemda dengan serius menyikapi masalah ini,” tegasnya.

Belum lagi, kata dia, jalan dengan kondisi seperti itu sudah berulang kali memakan korban. Apalagi disaat musim hujan seperti ini terdapat genangan air dimana-mana.

“Kalau melintasi jalan itu, kita seperti berjalan diatas lumpur, karena jalannya sangat becek, apalagi musim hujan seperti ini,” pungkasnya.*