Jumat, 24 Mei 2024

Tidore Jadi Tuan Rumah Harnus 2023, KNPI Beri Apresiasi ke Pemda

Ketua KNPI Tidore Kepulauan Periode 2023-2026, Ibnu Sandy (Nita/Kaidahmalut)

TIDORE, KAIDAH MALUT – Peringatan Hari Nusantara (Harnus) akan dipusatkan di Kota Tidore Kepulauan, pada tanggal 10-13 Desember 2023. Sebagai kota yang dipercayakan untuk perhelatan event nasional, tentunya Pemerintah Tidore Kepulauan siap menjamu para tamu yang datang dari luar daerah.

Sejumlah kesiapan terus dilakukan pemda, termasuk keamanan, fasilitas umum dan lokasi kegiatan yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Tugulufa.

Hal itu pula, turut diapresiasi oleh Ketua Terpilih Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tidore Kepulauan Periode 2023-2026, Ibnu Sandy.

Sandy menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Tidore, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyambut Hari Nusantara tahun 2023.

Hari Nusantara kali ini bertajuk tema “Merajut Konektivitas Nusantara dan Ekonomi Maritim dari Titik Nol Jalur Rempah”.

Menurut Sandy, tema tersebut mengandung makna yang sangat tinggi dalam memotivasi seluruh elemen masyarakat, untuk menggali serta menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta bidang kelautan untuk membangun masa depan bangsa.

“Dengan tema ini, KNPI berharap pemerintah lebih produktif dan bijaksana dalam memanfaatkan potensi sumber daya, yang ada di Maluku Utara untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harap Sandy.

Event nasional ini merupakan kesempatan emas bagi Tidore Kepulauan, sebab, lanjut Sandy, ini adalah momen di mana Tidore Kepulauan bisa menunjukan daya tarik bagi pengunjung, terlebih para tamu VVIP yang bakal hadir di hari H nanti.

Ini pula, sambung dia, menjadi panggung besar bagi Pemerintah Tidore Kepulauan yang seyogyanya diberi kepercayaan, untuk menghelat kegiatan pempus ini.

“Sudah saatnya Maluku Utara khususnya Kota Tidore Kepulauan, terlebih dalam bidang kelautan harus menjadi lokomotif perekonomian nasional. Kita wilayah bahari, sudah pasti potensinya ada dan bisa jadi nilai bagi kita,” tukasnya. (*)