Jumat, 14 Juni 2024

IWIP dan Pemkab Halmahera Tengah Berangkatkan 20 Nakes Studi Banding ke Cina

Peserta studi banding ke Cina dari Maluku Utara (IWIP/Kaidahmalut)

HALTENG, KAIDAH MALUT – PT Indonesia weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengirim 20 tenaga kesehatan (nakes), untuk studi banding ke Cina. Kegiatannya selama 8 hari sejak tanggal 28 Juni sampai 05 Juli 2023.

keberangkatan puluhan nakes itu, merupakan tindak lanjut kerja sama Pemkab Halteng dan IWIP, yang sebelumya telah ditandatangani Pj Bupati Ikram Malan dan Vice President Director IWIP, Kevin He.

“Kami sepakat meningkatkan layanan kesehatan di rumah sakit dan kesehatan masyarakat,” kata Pj Bupati usai melepas rombongan di Bandara Cekel, Kompleks Industrial IWIP, Desa Lelief Sawai, Kecamatan Weda Tengah beberapa waktu lalu.

Ikram bilang, program tersebut sudah disiapkan sejak tiga bulan sebelum keberangkatan nakes. Saat itu, kata dia, semua persiapan sudah rampung mulai dari paspor, visa, akomodasi perjalanan, dan seluruh agenda diatur serta difasilitasi oleh IWIP.

Ikram berharap, sekembalinya 20 nakes dari studi banding, mereka dapat memiliki pemahaman serta pengalaman yang baik untuk diterapkan di RS maupun Puskesmas asal.

“Terima kasih kepada Pak Kevin He yang telah berkomitmen memfasilitasi, dan mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas para nakes dan layanan kesehatan di Halteng,” ungkap Ikram.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Halteng, Lutfi Djafar merincikan, ke-20 nakes yang melaksanakan studi banding, masing-masing dua orang dari Dinas Kesehatan, lima bidan dari Rumah Sakit (RS) Weda, 11 koordinator bidang dari Puskesmas di Halteng, perawat, dan apoteker. Agenda studi banding antaranya adalah kunjungan ke beberapa universitas dan RS di Cina.

Dalam acara pelepasan itu pula Vice President Director IWIP Kevin He menyatakan, bahwa salah satu upaya memahami perkembangan teknologi dan pelayanan kesehatan adalah dengan belajar dan melihat langsung praktek terbaik yang telah diterapkan di lapangan.

Studi banding ini, menurut dia, adalah bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan para profesional dan pekerja kesehatan, yang diharapkan dapat memberikan gambaran ide-ide, inspirasi, dan langkah-langkah yang mungkin dapat diimplementasikan di Kabupaten Halteng.

Kevin juga berharap, hasil studi banding memberikan manfaat bernilai tinggi untuk semua pihak untuk masa depan masyarakat yang lebih baik.

Salah satu peserta studi banding, Suryati mengaku program ini sangat membantunya dalam meningkatkan kapasitas, serta pengalamannya.

“Kami sangat berterima kasih. Dengan kerja sama ini kami mendapat kesempatan belajar agar kapasitas kami sebagai nakes makin meningkat,” ucapnya.


Peserta studi banding kerja sama IWIP-Pemkab Halteng telah kembali dan tiba pada Rabu, 5 Juli 2023, di Bandara Cekel. Selama melaksanakan studi, mereka mengunjungi dan mendapatkan gambaran layanan dan teknologi kesehatan di RS Long Wan Pu dan RS Kota Wen Zhou, serta melihat fasilitas terkemuka seperti Universitas Tshingshan, salah satu perusahaan baterai terkemuka PT REPT dan Kantor Pusat Tsingshan. (*)