Rabu, 24 April 2024

Masyarakat di Halmahera Selatan Minta Pemprov Malut Perbaiki Pelabuhan Tomara

Kondisi dermaga Desa Tomara/Foto : Istimewa (Kaidahmalut)

HALSEL, KAIDAH MALUT – Masyarakat Desa Tomara, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan, Maluku Utara keluhkan kondisi pelabuhan setempat yang belum diperbaiki hingga saat ini.

Pelabuhan Tomara rusak akibat gempa yang menimpa Halmahera Selatan, sejak tahun 2019 lalu.

Pelabuhan ini dibangun pada tahun 2011 oleh yang Pemerintah Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Maluku Utara.

Kepala Desa Tomara, Kifli Hi. Halil kepada malut.kaidah.id baru-baru ini menuturkan, pihaknya sangat menyayangkan kondisi pelabuhan. Bahkan, sebagian dermaga sudah ambruk dan belum diperbaiki.

“Selaku Kepala Desa merasa prihatin dengan kondisi pelabuhan. Dermaga sudah ada yang ambruk semenjak gempa tahun 2019 silam, dan hingga saat ini belum kunjung mendapat perhatian dari pihak manapun,” tutur Kifli, Kamis, 05 Mei 2022.

Padahal kata Kifli, semenjak dibangun oleh Dishub, pelabuhan ini menjadi salah satu akses untuk menunjang pendapatan masyarakat setempat.

“Semenjak di bangun tahun 2011 pelabuhan ini, menjadi salah satu fasilitas penunjang pendapatan masyarakat Desa Tomara,” kata Kifli.

Selain itu, Kifli menambahkan, pelabuhan Tomara saat ini menjadi pelabuhan singgah bagi KM. Perintis.

“Yang kami takutkan ketika kondisi pelabuhan seperti saat ini, justru bukan memudahkan masyarakat akan tetapi menjadi malapetaka, untuk masyarakat dikarenakan akan memakan korban nanti,” ungkapnya.

Olehnya itu, sebagai Pemerintah Desa, ia berharap kepada pihak yang berwenang agar secepatnya memperbaiki dermaga tersebut.

“Karena kami percaya dengan beroperasinya KM. Perintis saat ini dapat menunjang pendapatan masyarakat setempat. Jika ditopang dengan fasilitas pelabuhan yang baik, maka akan lebih baik pula sektor ekonomi masayarakat Desa Tomara,” tutup Kifli.*