Kamis, 13 Juni 2024

Pendamping Desa Gane Barat Selatan Gelar Bimtek eHDW untuk Mendata Kasus Stunting

Bimtek aplikasi eHDW dan pelatihan stunting di Halsel | Foto : Bahrudin/Malut Kaidah

HALSEL, KAIDAH MALUT – Pendamping desa se Kecamatan Gane Barat Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang penggunaan aplikasi Human Development Worker (eHDW), Sabtu, 13-14 November 2021 di salah satu hotel di Bacan.

Aplikasi eHDW itu merupakan aplikasi seluler berbasis android, sebagai alat bantu kerja Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk melakukan pendataan sasaran rumah tangga 1.000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) dan pemantauan lima paket layanan pencegahan stunting di desa.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Bacan itu menghadirkan Camat Gane Barat Selatan, para kepala desa se Kecamatan Gane Barat Selatan, kader posyandu, para bidan desa sebagai peserta.

“Sebenarnya kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Gane Barat Selatan, aplikasi ini jaringan internet yang baik sehingga dilaksanakan di Bacan,agar peserta juga dilatih mengoperasikan aplikasi eHDW,” kata Camat Gane Barat Selatan, Sehan.A.Rahman.

Dia berharap, pasca pelatihan, para peserta dapat mengoperasikan aplikasi eHDW dengan baik, agar dapat memantau kasus stunting di wilayah masing-masing.

“Sebetulnya, lokus kasus stunting hanya ada di dua wilayah, tetapi ternyata ada di semua desa sehingga kita melibatkan seluruh sumber daya di semua desa se Kecamatan Gane Barat Selatan,” kata Camat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Halsel, Hairil Toloa menyampaikan,untuk presentase stunting pada tahun 2021 di Halmahera Selatan sendiri dari 20 ribuan kelahiran anak, yang dikatagorikan stunting sebanyak 11%.

Dia menambahkan,dalam pencegahan stunting sendiri, porsi untuk kesehatan sebenarnya hanya 30%, sisanya lintas sektor, mulai dari Dinas Pertanian, Perikanan, PU dan Perkim, karena faktor utama stunting yakni asupan gizi. *